Jumat, 01 Juni 2012


SELASA, 09 AGUSTUS 2011





  • Pengetahuan Tentang Bulutangkis

BENTUK PERMAINAN

Bulutangkis adalah bentuk permainan yang dilakukan oleh dua orang (dalam permainan tunggal) atau empat orang (dalam permainan ganda). Menggunakan rangkaian bulu yang ditata dalam sepotong gabus sebagai bolanya, dan raket sebagai alat pemukulnya, di atas sebidang lapangan. Inti permainannya adalah memasukkan bola di bidang lapangan lawan yang dibatasi oleh jaring (net) setinggi 1,55 m dari permukaan lantai, dengan memukulkan raketnya, atas dasar peraturan tertentu. Partai Ada lima partai yang biasa dimainkan dalam bulutangkis.
Mereka adalah:
  1. Tunggal putra
  2. Tunggal putri
  3. Ganda putra
  4. Ganda putri
  5. Ganda campuran
Tunggal putra, ganda putra, ganda putri dan campuran biasanya memakai sistem pemenang dua set (dari tiga) yang masing-masing diraih dengan mencapai 21 poin. Tunggal putri biasanya memakai sistem pemenang dua set (dari tiga) yang masing-masing diraih dengan mencapai 21 poin.
  • Sejarah Perkembangan Bulutangkis di Indonesia

Olah raga yang menggunakan bola dan raket ini berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu. Nenek moyangnya adalah sebuah permainan Tionghoa bernama Jianzi yang melibatkan penggunaan bola tetapi tanpa raket. Objek atau misi permainan ini adalah untuk menjaga bola agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.
Di Inggris sejak zaman pertengahan, permainan ini dimainkan oleh anak-anak disebut dengan Battledores atau Shuttlecocks, raketnya memakai dayung/tongkat (Battledores). Ini cukup populer di jalan-jalan London pada tahun 1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk permainan ini.
Penduduk Britania membawa permainan ini ke Jepang, Tiongkok, dan Siam selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini kemudian dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.
Olah raga kompetitif bulutangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring/net dan memainkannya secara bersaingan. Oleh sebab itu kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, pada masa itu permainan tersebut juga dikenali sebagai Poona.
Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an. Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris, berjudul "Badminton Battledore - a new game" ("Battledore Bulutangkis - sebuah permainan baru"). Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort's di Gloucestershire, Inggris.
Rencengan peraturan yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi Bulutangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England.
Bulutangkis menjadi sebuah olah raga populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olah raga ini, dan di negara-negara Skandinavia.
Federasi Bulutangkis Internasional (IBF) didirikan pada 1934 dan membukukan Inggris, Irlandia, Skotlandia, Wales, Denmark, Belanda, Kanada, Selandia Baru, dan Prancis sebagai anggota-anggota pelopornya. India bergabung sebagai afiliat pada 1936.
Olah raga ini menjadi olah raga Olimpiade Musim Panas di Olimpiade Barcelona tahun 1992. Indonesia dan Korea Selatan sama-sama memperoleh masing-masing dua medali emas tahun itu. Perkembangan Bulutangkis di Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan bangsa Indonesia, sejak masa sebelum revolusi fisik, gerakan kemerdekaan, sampai dengan periode pembangunan masa orde baru dewasa ini. Beberapa orang Belanda membawa jenis cabang olahraga ini, serta pelajar-pelajar Indonesia yang pulang belajar dari luar negeri, dengan cepat menjadikan cabang olahraga ini digemari masyarakat.
Pada sekitar tahun 40 - an, cabang ini telah merasuk di setiap pelosok masyarakat. Namun cabang olahraga ini baru menemukan bentuk organisasinya setelah tiga tahun diselenggarakan PON I di Solo 1948. Tepatnya tanggal 5 Mei 1951, Persatuan Bulutangkis Indonesia baru terbentuk disingkat PBSI di kota Bandung. Kegiatan yang semarak, pertandingan kompetisi yang teratur, dalam waktu tujuh tahun telah membuahkan hasil yang positif yakni keberhasilan merebut Thomas Cup, lambang supremasi dunia Bulutangkis. Hampir tidak masuk akal menurut pertimbangan ilmiah, bangsa yang baru saja hancur karena perang kemerdekaan, ternyata mampu meraih prestasi gemilang di dunia internasional.
Keberhasilan ini tidak saja mengejutkan dari arti prestasi, tetapi juga memberikan pengaruh yang mantap. Keberhasilan itu sekaligus menarik perhatian pemerintah masyarakat, sehingga sejak tahun 1958 itu, PBSI tidak lagi bekerja seorang diri. Tidak saja hasil di Thomas Cup, sejak saat itu para pemain Indonesia mampu menunjukkan prestasinya di pelbagai turnamen internasional, seperti All England, Asian Games, Uber Cup dan lain-lainnya.
  • Cara bermain bulutangkis

Tiap pemain atau pasangan mengambil posisi pada kedua sisi jaring di atas wilayah persegi panjang yang ditandai di lantai. Tujuan permainan adalah untuk memukul sebuah cock menggunakan raket, melompati jaring ke wilayah di seputar batasan/aras tertanda sebelum pemain atau pasangan lawan bisa memukulnya balik. Untuk setiap kali ini berhasil dilakukan oleh regu yang menyervis, pemain atau pasangan penyervis mencetak skor satu poin. Setelah memenangi satu poin, pemain yang sama menyervis kembali, dan terus menyervis sepanjang mereka terus mencetak poin. Apabila regu yang tak menyervis memenangkan reli ini, tiada poin dicetak oleh mereka tetapi ada pergantian penyervis. Dalam permainan ganda, seorang penyervis memulai permainan, dan setelah kalah sebuah reli, servis berpindah ke regu lawan. Dari waktu itu ke depannya, kedua pemain pada seregu bergantian menyervis sebelum servis kembali berpindah kepada lawan mereka. Pemain di sisi servis tangan kanan selalu memulai servis. Wilayah servis Tiap-tiap pemain menetapkan di antara dua wilayah servis. Ada wilayah servis untuk tunggal, yakni berlebar 5,18 meter dan panjangnya 13,40 meter. Areal servis untuk ganda berukuran 6,10 meter pada lebarnya dan 11,88 meter panjangnya. Wilayah servis dibagi dua belahan. Di tengah-tengah lapangan berdiri jaring/net, yakni 1,55 meter tingginya. Garis-garis servis pendek berentang 1,98 meter dari jaring. Kotak servis kiri dan kotak servis kanan dipisahkan oleh garis di tengahnya.
  • Perlengkapan yang dipakai

Raket Secara tradisional raket dibuat dari kayu. Kemudian aluminium atau logam ringan lainnya menjadi bahan yang dipilih. Kini, hampir semua raket bulutangkis profesional berkomposisikan komposit serat karbon (plastik bertulang grafit). Serat karbon memiliki kekuatan hebat terhadap perbandingan berat, kaku, dan memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Namun, sejumlah model rendahan masih menggunakan baja atau aluminium untuk sebagian atau keseluruhan raket.
Senar Mungkin salah satu dari bagian yang paling diperhatikan dalam bulutangkis adalah senarnya. Jenis senar berbeda memiliki ciri-ciri tanggap berlainan. Keawetan secara umum bervariasi dengan kinerja. Kebanyakan senar berketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb. Kesukaan pribadi sang pemain memainkan peran yang kuat dalam seleksi senar.
Sepatu Karena percepatan sepanjang lapangan sangatlah penting, para pemain membutuhkan pegangan dengan lantai yang maksimal pada setiap saat. Sepatu bulutangkis membutuhkan sol karet untuk cengkraman yang baik, dinding sisi yang bertulang agar tahan lama selama tarik-menarik, dan teknologi penyebaran goncangan untuk melompat; bulutangkis mengakibatkan agak banyak stres (ketegangan) pada lutut dan pergelangan kaki.

  • Bentuk lapangan

dimensions of badminton court  


Lapangan tersebut dapat dibuat dalam ruangan terbuka maupun tertutup. Lebar garis yang dipergunakan adalah selebar 40 m.m. Net Tinggi jaring (net) adalah 152,4 cm dari permukaan lantai, terbuat dari jalinan benang atau bahan lain yang tidak menghalangi pandang ke daerah lapangan lawan. Jaring dipancang pada kedua tiang setinggi 155 cm. Jaring ini sebaiknya berwarna gelap dan tebalnya tidak boleh lebih 15 m.m. Lobang jaring tidak boleh lebih dari 20 mm. Lebar keseluruhan jaring ini adalah 76 cm. ShuttleCock adalah rangkaian jalinan 14 - 16 helai bulu yang ditancapkan dalam sepotong gabus yang bergaris tengah sekitar 25 - 28 mm. Berat keseluruhan sekitar 4,73 - 5,50 gram, ditata dalam bentuk tertentu sehingga menghasilkan sikap meluncur, bila dipukul.
  • Skoring Nilai

hitungan diperoleh seorang pemain, apabila pihaknya berada dalam posisi pemegang servis. Nilai diperoleh dari akibat lawan tidak berhasial mengembalikan cock sesuai dengan peraturan. Dalam permainan ganda dan tunggal pria, angka tertinggi yang harus dicapai adalah 15, kecuali terjadi perpanjangan dengan lima angka atau tinga angka. Perpanjangan dengan lima angka atau tiga angka. Perpanjangan (deuce) itu terjadi atas persetujuan kedua belah pihak pada saat terjadi kedudukan yang sama pada dua angka atau satu angka menjelang berakhir (13 - 13) dan (14 - 14). Dalam permainan tunggal puteri, angka tertinggi yang harus dicapai adalah 11, kecuali terjadi perpanjangan dengan tiga angka, atau dua angka. Perpanjangan (deuce) itu atas persetujuan kedua belah pihak pada saat terjadi kedudukan yang sama, dua angka atau satu angka menjelang berakhir (9 - 9 ) dan (10 - 10). Pihak pemenang adalah yang berhasil mencapai angka tertinggi lebih dulu, dalam setiap game. Pihak pemenang dari satu partai permainan adalah pemenang dari tiga game yang dimainkan (The Best of Three Games), kecuali jika ada persetujuan dengan cara lain. Namun lazimnya pemain yang berhasil merebut dua games terdahulu, sudah dinyatakan sebagai pemenang tanpa melanjutkan game ketiga. Dalam hal berlangsungnya game ketiga, pemain harus bertukar tempat pada saat salah seorang pemain mencapai angka 8 untuk permainan ganda dan tunggal putera, dan angka 6 tunggal puteri.
  • Permainan ganda

Penentuan pemain pemukul cock pertama adalah melalui undian (toss) yang dilakukan oleh pimpinan pertandingan (wasit). Pemain yang berdiri dalam bidang lapangan sebelah kanan pemain yang memulai memukul cock pertama dan ditujukan kepada lawan yang berada dalam bidang sebelah kanan juga. Apabila pihak pemukul cock pertama (servis) gagal melakukannya, atau melakukan kesalahan, maka kesempatan melakukan servis diberikan kepada partnernya atau orang kedua. Khusus dalam kedudukan masih 0 - 0 orang kedua ini tidak berfungsi, dan kesempatan servis langsung pindah ke tangah lawan. Apabila pemegang servis berhasil memukul bola sehingga lawan tidak berhasil mengembalikan atau melakukan kesalahan, maka pihak pemegang servis memperoleh angka. Untuk menghidupkan permainan lagi, pihak pemegang servis masih memperoleh kesempatan melanjutkan servisnya. Bidang lapangan yang sah untuk pemegang servis pertama (orang pertama) adalah bidang lapangan sebelah kanan bila angka yang diperoleh dalam keadaan genap, dan sebelah kiri dalam keadaan angka yang diperoleh ganjil. Sebaliknya, pemegang servis kedua (orang kedua), bidang lapangan yang sah untuk melancarkan servisnya dalah bidang sebelah kiri untuk angka yang diperoleh genap dan sebelah kanan bila angka yang diperoleh ganjil. Sebaliknya, pemegang servis kedua (orang kedua), bidang lapangan yang sah untuk melancarkan servisnya adalah bidang sebelah kiri untuk angka yang diperoleh genap dan sebelah kanan bila angka yang diperoleh ganjil. Servis pertama suatu pihak pada setiap giliran pidah servis harus dilakukan dari bidang lapangan sebelah kanan, dan hanya pemain penerima servis yang boleh menerima servis ini. Tetapi setelah cock dalam keadaan hidup siapapun dari setiap pasangan itu boleh memukul kembali cock ke arah bidang lapangan lawan, sampai cock dinyatakan mati. Giliran pertama pelaku servis dalam permainan tunggal juga ditentukan melalui toss. Para pemain melakukan servis dan menerima servis dari bidang lapangan sebelah kanan bila kedudukan angka adalah genap. Pelaku servis melakukan dari bidang lapangan secara berpindah-pindah, apabila ia memperoleh tambahan nilai, begitu pula penerima servis, menerima dari bidang lapangan yang berlawanan, sesuai dengan kedudukan pelaku servis.
  • Kesalahan

Dianggap membuat kesalahan apabila pada saat melakukan servis :
- Kedudukan cock pada saat dipukul lebih tinggi dari pinggang pelaku servis.
- Pada saat cock dipukul, badan raket menghadap ke bawah, sehingga seluruh bagian kepala raket tidak secara jelas dan nyata berada di bawah tangan pelaku servis.
- Apabila dalam melakukan servis, cock tidak melewati net atau jatuh pada bidang lapangan yang salah.
- Kedua kaki pelaku servis tidak berada dalam bidang lapangan yang semestinya atau posisi kaki penerima servis tidak dalam bidang lapangan yang semestinya sampai servis dilakukan.
- Cock jatuh di luar lapangan, atau menerobos lewat bawah jaring.
- Seorang pemain memukul balik cock yang belum melewati net.
- Dalam keadaan bola hidup seorang pemain menyentuh net atau talinya ; baik dengan raket, badan atau pakainnya.
- Apabila cock ditahan dengan raket dan diayunkan lagi, atau cock dipukul dua kali berturut-turut oleh pemain yang sama, maupun oleh seorang pemain dan partnernya.
- Apabila seorang pemain merintangi lawannya.
  

SEJARAH BULUTANGKIS DI INDONESIA

Di Indonesia, badminton dikenal juga sebagai bulutangkis. Perkembangan bulutangkis di Indonesia terkait dengan adanya kesadaran bahwa olahraga dapat membawa nama harum bangsa Indonesia di dunia. Oleh karenanya mulailah didirikan berbagai perkumpulan. Di Jakarta, berdiri perkumpulan bulu tangkis yakni Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI) pada tanggal 20 januari 1947. PORI Pusat pada saat itu berkedudukan di Yogyakarta. Ketua PORI adalah Tri Tjondokusumo. Pada zaman Belanda, persatuan bulutangkis tersebut dinamakan BBL (Bataviasche Badminton Leaque) yang kemudian di lebur menjadi BBU (Bataviasche Badminton Unie ). BBU secara umum diikuti oleh orang-orang keturunan Tionghoa yang mempunyai kesadaran nasional tinggi. Lalu, mereka mengubah BBU menjadi Perbad (Persatuan Badminton Djakarta) yang diketuai oleh Tjoang Seng Tiang.
Pada tahun 1949 Perbat bertukar pikiran dengan para tokoh bulu tangkis Indonesia, antara lain Sudirman Liem Soei Liong, E. Sumantri, Ramli Rakin, Ang Bok Sun, dan Khow Dji Hoe. Selanjutnya agar organisasi ini menjangkau seluruh Indonesia, Sudirman dan rekan-rekannya menghubungi teman-temannya di seluruh Indonesia untuk mendirikan perkumpulan bulu tangkis. Pada 5 mei 1951 barulah dapat dibentuk Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Untuk selanjutnya Indonesia mulai masuk secara resmi di IBF pada tahun 1953. Empat tahun kemudian Indonesia baru mengikuti piala Thomas tahun 1957-1958.
Pada tahun 1950-an , bulutangkis sudah menjadi permainan tingkat nasional dan dimainkan diseluruh kota di Indonesia, khususnya di Sumatera, jawa, Sulawesi, dan Kalimantan.Setelah sempat berhenti pada masa penjajahan jepang, olahraga ini kembali dimainkan tidak lama setelah Indonesia merdeka. Pertandingan antar kota sudah mulai diadakan, walau hanya antar perkumpulan. Penyebaran bulutangkis di tanah air, antara lain dapat dilihat dalam pekan olahraga nasional (PON) I di Surakarta tahun 1948 yang diikuti banyak wilayah (karesidenan).
Di jawa barat, selain Bandung, Tasikmalaya, dan Cirebon, di Cianjur bulutangkis juga berkembang meskipun belum pernah menghasilkan jago yang berkiprah di tingkat nasional. Di kota kecil itu disebutkan ada delapan klub, dengan dua klub memiliki pemain baik yakni PB Chung Hua dan PB Hudaya

Jumat, 25 Mei 2012


Bad-Terms adalah singkatan dari Badminton Terms, yaitu istilah-istilah yang sering dan umum digunakan dalam permainan bulutangkis.Berikut adalah istilah-istilah dalam bulutangkis :

Alley
Areal tempat bermain di mana bola dapat diperhitungkan masuk atau keluar dalam berbagai kesempatan dalam setiap permainan. Contohnya, side alley adalah areal permainan pada kedua sisi lapangan antara garis samping untuk tunggal dan garis samping untuk ganda.
Backhand
Setiap pengembalian atau pukulan yang dilakukan dari sisi tubuh yang tidak dominan.
Backhand grip
Cara anda memegang raket untuk memukul setiap pengembalian bola dari sisi yang tidak dominan. Dalam bulutangkis, pukulan ini biasanya dilakukan dengan grip handshake atau pistol, yang dipegang dengan ibu jari dominan pada posisi mengarah ke atas pada bagian atas sisi kin pegangan raket.
Backswing
Bagian dari ayunan yang menggerakkan raket ke arah belakang sebagai persiapan untuk melakukan forward swing.
Base
Titik di dekat bagian tengah lapangan yang harus menjadi target hampir dari semua pengembalian bola anda.
Baseline
Garis yang terdapat pada batas belakang lapangan anda.
Bird
Obyek yang dipukul dengan raket bulutangkis sebagai tanda bahwa rally dimulai. Sama juga dengan shuttle atau shuttlecock. (bola)
Carry
Pengembalian bola yang ditangkap dengan permukaan raket dan dilemparkan ke atas net. Pukulan ini kadang-kadang disebut dengan pukulan lemparan. Pukulan ini dianggap sah selama dilakukan dengan gerak lanjut dari pukulan normal dan bukannya pukulan ganda.
Cross court
Pengembalian atau pukulan yang mengarahkan bola menyilang melintasi lapangan.
Double hit
Hal ini terjadi jika bola dipukul dua kali secara berurutan pada pukulan yang sama dan merupakan suatu kesalahan (fault). (pukulan ganda)
Doubles service court
Ini merupakan daerah tempat servis di mans servis ganda harus dilakukan. Kedua sisi lapangan bulutangkis memiliki lapangan servis kanan dan kiri untuk ganda. Kedua lapangan servis ganda tersebut dibatasi dengan garis servis pendek, garis tengah garis samping untuk ganda, dan garis servis belakang untuk ganda.
Drive
Pengembalian atau pukulan yang mengarahkan bola dalam lintasan yang relatif datar, paralel, dengan lantai, tapi dipukul cukup tinggi untuk melewati net.
Drive serve
Servis keras dan cepat yang melintasi net dengan lintasan mendatar dan biasanya diarahkan pada bahu lawan yang tidak dominan. Servis ini lebih sering digunakan pada partai ganda. (servis drive)
Drop shot
Pengembalian atau pukulan yang melintasi net dan jatuh ke arah lantai dipukul secara underhand atau overhead dari dekat net atau belakang lapangan. (pukulan drop)
Fault
Setiap pelanggaran peraturan.
Flick serve or flick return
Servis atau pengembalian yang cepat dan datar yang dimulai dengan pergelangan tangan yang melambungkan bola tinggi ke atas jauh di luar jangkauan lawan ke bagian tepi lapangan lawan. Pukulan ini biasanya digunakan dalam partai ganda jika lawan anda secara konsisten memotong servis anda. (servis atau pengembalian flick)
Follow -through
Lanjutan dari pukulan setelah raket mengontak bola. (gerakan akhir)
Forehand
Setiap pengembalian atau pukulan yang dilakukan dari sisi tubuh yang dominan.
Forehand grip
Cara anda memegang raket untuk mengembalikan bola dari sisi yang dominan. Grip handshake atau pistol merupakan grip fore-hand yang paling umum dalam permainan bulutangkis.
Frontcourt
Kira-kira 11 kaki (3,35 meter) pertama dari lapangan pada kedua sisi net atau bagian tengah dari net. (lapangan bagian depan)
Game
Pertandingan yang memiliki sasaran sejumlah angka tertentu.
Hairpin drop shot
Bentuk dari pukulan drop yang dimainkan dari dekat net dimana bola bergerak naik pada satu sisi net dan bergerak turun pada sisi lainnya sehingga membentuk lintasan yang tajam. (pukulan drop tajam)
Hands down
Ini mengacu pada pasangan atau yang kehilangan kesempatan meservis. One hand down berarti pemain pertama kehilangan servis. Two hands berarti kedua pemain kehilangan servis
mengindikasikan pergantian bola (servis over). Servis awal pada permainan ganda dimulai dengan one hand down.
Inning
Giliran perorangan atau regu untuk melakukan servis atau mengembalikan servis dari salah satu sisi lapangan. (babak)
IBF
International Badminton Federation merupakan badan pemerintahan untuk permainan dan pertandingan bulutangkis & seluruh dunia. (Federasi Bulutangkis Internsional)
Let
Suatu bentuk campur tangan di mana angka terpaksa dimainkan kembali.
Love
Dalam penilaian, berarti kosong atau belum ada angka yang didapat.
Love-all
Kosong sama atau belum ada angka yang didapat.
Match
Pertandingan yang memiliki jumlah game tertentu. Untuk memenangkan match, anda biasanya harus memenangkan dua dari tiga permainan/game.
Match point
Angka yang memenangkan match.
Mixed doubles
Permainan di mana pemain putra dan putri bermain berpasangan. (ganda campuran)
Net shot
Setiap pengembalian di mana bola mengenai net dan jatuh ke bagian lapangan lawan. Istilah ini juga dapat digunakan untuk setiap pukulan pengembalian drop yang dilakukan dari dekat net. (pukulan net)
Overhead
Setiap pukulan yang dilakukan pada angka di atas ketinggian kepala.
Placement atau Placing
Pengembalian untuk memukul titik tertentu pada lapangan lawan di mana lawan akan sulit mengembalikan bola. (penempatan)
Push shot
Pengembalian atau pukulan yang didorong dengan halus ke lapangan lawan. Dalam partai ganda, pukulan ini biasanya berarti malewati lawan yang berada di dekat net.(pukulan push)
Rally
Istilah ini mengacu pada pertukaran bola melintasi net antara pemain yang berlawanan dalam memperebutkan setiap angka.
Ready position
Ini adalah posisi dasar menunggu anda di dekat bagian tengah lapangan, yang sama jaraknya dari semua sudut lapangan. Posisi ini memberikan kesempatan yang paling baik untuk meraih semua pengembalian yang dilakukan lawan. (posisi siap)
Receiver
Setiap pemain yang menerima servis. (pemain yang menerima serbis)
return
Setiap metode pemukulan untuk mengembalikan bola melintasi net kembali ke arah lawan. (pengembalian)
Serve or service
Tindakan menempatkan bola dalam permainan pada awal angka atau rally. (servis)
Server
Pemain yang melepaskan pukulan pertama. (pemain yang melakukan servis)
Service court
Salah satu dari dua bagian lapangan yang dipisahkan oleh net di mana servis harus diarahkan. Terdapat lapangan servis kanan dan kiri untuk permainan ganda dan tunggal. Lapangan tersebut memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda. (lapangan servis)
Service over
Anda kehilangan servis, servis berpindah ke lawan anda. (pindah servis)
Setting
Metode memperpanjang permainan seri yang merupakan hal yang unik dalam bulutangkis. Game angka ditambah jika skor ketat 9-sama atau 10-sama terjadi dalam tunggal putri atau 13-sama atau 14-sama dalam tunggal putra dan ganda. Pilihan untuk menentukan setting ditentukan oleh pemain atau regu yang meraih skor sari terlebih dahulu.
Short service line
Ini adalah garis bagian depan yang menentukan lapangan servis awal dan terletak 6 kaki dan 6 inchi (1,98 meter) dari net. (garis servis pendek)
Shuttle atau shuttlecock
Benda yang digunakan dalam permainan bulu tangkis. Sama dengan bola.
Side out
Kehilangan servis. Sama dengan servis over, pindah servis, atau two hands down dalam partai ganda.
Singles service court
Ini merupakan daerah servis di mana servis tunggal harus dilepaskan. Kedua sisi lapangan bulu tangkis memiliki lapangan servis kanan dan kiri untuk tunggal. Kedua lapangan servis tersebut dibatasi oleh garis servis pendek, garis tengah, garis samping untuk tunggal dan garis batas belakang.
Shuttler
Pemain bulutangkis atau pebulutangkis.
Singles sideline
Garis samping pada lapangan partai tunggal menentukan bagian luar dari lapangan permainan tunggal. Lapangan untuk partai tunggal adalah 17 kaki (5,18 meter) lebar dari garis samping kiri ke garis samping kanan. (garis samping lapangan tunggal)
Smash
Pengembalian atau pukulan overhead yang dipukul ke arah bawah menuju lapangan lawan dengan kecepatan dan kekuatan yang besar.
Stroke
Tmdakan memukul bola dengan raket anda. 
(pukulan)

sumber: bulutangkislovers.wordpress.com
sport-badminton
Simon Santoso of Indonesia returns the shuttlecock to Wacha Przemyslaw of Poland during their men's singles match at the Yonex Open 2010 badminton world championships at the Coubertin stadium in Paris August 24, 2010. REUTERS/Regis Duvignau (FRANCE - Tags: SPORT BADMINTON

udah lama sebenarnya teman chat gw Reyhan (yang belakangan akrab di FB dan pernah ketemuan sekali), ngajak gw main bulutangkis bareng dia. Sepengetahuan gw, Reyhan memang hobby banget olahraga tepak-tepok bulu angsa itu. Dalam seminggu dia main 3-4 kali. Sementara gw hanya punya jadwal 1 kali dalam seminggu, tentu saja mainnya dengan teman-teman str8 gw. Gw sih rutin main bulutangkis sudah cukup lama. Olahraga memang berguna banget untuk menjaga kebugaran fisik, dan  tentu saja korelasinya berguna juga untuk fitalitas di olahraga ranjang qiqiqi…

Dari sekian ajakannya, yang sering batal tiba-tiba gagal (entah gw atau dia yang ngebatalin). Akhirnya gw sepakat untuk mencoba bergabung main bulutangkis bareng dia minggu malam, awal tahun 2011. Sehari sebeumnya gw tanya tentang dimana lokasinya, dia bilang di Dago. Ya sudah, gw cukup mengenal daerah Dago dan tampaknya tidak akan ada kesulitan menemukan alamat GOR-nya. Pada hari H, beberapa jam sebelum  jadwal bulutangkis, gw sms lagi nanya alamat lengkap GOR-nya. Trus dia bilang di GOR Kantor  PDAM,  Dago. Hmmhh… Sepanjang pengetahuan gw, di Dago itu ga ada Kantor PDAM. Trus gw tanya lagi letak detailnya, masuk dari arah mana, jalan apa dsb. Akhirnya didapatlah alamat jelasnya. Dan didapatlah alamat pastinya yaitu di Kantor PDAM, Jl. Badaksinga, masuk dari Jl. Tamansari. Kalo kantor PDAM ini sih gw juga udah tau, coz pernah ngurus masalah gangguan saluran air PAM kesitu. Dan gw jadi mesem-mesem sendiri, coz sore ini gw bakal menjajal lapangan yang menurut gosip, konon merupakan tempat main bulutangkis sebuah komunitas Gay di Bandung. Gw pernah menuliskannya di postingan Bandung Gayest City In Indonesia.


Singkat cerita gw ajak teman gw yang lain untuk ikut, coz gw takut mati gaya kalo harus masuk ke komunitas itu sendirian he he he… Jadi gw ajak Hendra, teman FB yang sudah lama gw kenal tapi belum sempat untuk ketemu. Setelah sehari sebelumnya deal dan janjian mengenai waktu dan tempat ketemuannya.

Pukul 18:30, gw sudah standby di Jl. Gatot Soebroto, seberang Hotel Papandayan. Tapi Hendra belom menunjukkan batang hidungnya (boro-boro batang itunya mah wkwkwk…). Gw beberapa kali sms, dia jawab on the way. Trus gw telpon, dia jg masih bilang on the way,  katanya macet banget. Gw sebenernya paling benci kalo disuruh nunggu, apalagi ini nunggunya dipinggir jalan dan sampai 35 menit pula!!! Biasanya toleransi gw buat keterlambatan adalah 15 menit. Lewat dari itu gw biasanya langsung naik amphere he he he… Coz menurut gw soal keterlambatan kan bisa diatasi dengan mempersiapkan dan berangkat sebelum waktu yang ditentukan. Gw orang yang on time, makanya gw suka kesel sama orang yang suka ngaret.

Dari kejauhan nampak pemuda slim, hitam manis, berkaos ungu berlari-lari kecil menuju ke arah gw. Dia senyum-senyum sambil minta maaf atas keterlambatannya. Gw hanya ngomel-ngomel sebentar, dan berenti setelah dia bilang; “Sudahlah Kak, mendingan kita langsung berangkat aja, daripada kita makin terlambat”.  Lalu  meluncurlah gw dan Hendra menuju GOR PDAM dengan sepeda motor gw.
Setelah nanya ke beberapa orang di daerah Jl. Badak singa, akhirnya gw menemukan GOR PDAM itu. Gw mendorong pintu bercat biru, yang sedikit memerlukan tenaga ekstra dan hentakan untuk membukanya. Beberapa pasang mata langsung tertuju ke arah kedatangan gw dan Hendra. Dari jauh, nampak Reyhan lagi duduk diatas kursi wasit, dan menyuruh saya untuk langsung masuk, menuju ke lapang 1 dan 2.

Disana, gw mendapati orang-orang yang sangat ramah dan ga aneh-aneh. Secara fisik juga hampir semuanya cowok banget. Komunitas disitu penghuninya kebanyakan gay yang sudah senior, bahkan ada yang datang membawa anaknya. Tentu saja karena ‘senior’ tidak mengherankan kalo ada beberapa dari antara mereka yang beperut gentong dan berkumis he he he… Kebetulan gw mah ga suka dengan tipe-tipe daddy-daddy  kaya gitu, termasuk Dedi Dhukun dan Deddy Dores  wkwkwk… Bukan apa-apa sih, gw kan pada dasarnya emang penggemar brondonk he he he…

Disana gw hanya main 2 kali, dengan hasil; satu kali kalah dan 1 kali menang. Pada permainan yang  pertama gw berpasangan dengan seorang Daddy, yang bawa anaknya (tapi lupa lagi siapa namanya he he he…). Tentu saja karena si Deddy bertubuh tambun, pergerakannya jadi lambat he he he… Yang ke-dua gw berpasangan dengan Reyhan. Permainan gw dan Reyhan ternyata kompak banget, even baru pertama kali berpasangan. Ternyata kami bisa menang telak membantai lawan kami he he he…


O ya, namanya juga di komunitas badminton binan, jadi tetep aja yang ngondek mah ada. Gw melihat ada dua orang yang ngondek parah, dan ada juga yang ngondeknya Cuma muncul waktu kaget atau berteriak kesal waktu gagal memukul shutlcock he he he… dan salah satu yang ngondeknya paling eksis malah yang badannya paling tegap dan berotot ck ck ck…(sambil geleng-geleng kepala) he he he…


Reyhan yang dalam keseharian tampilannya cowok banget, berkulit sawo matang, dan rambut dicepak. Waktu main bulutangkis mah sesekali keluar juga ngondeknya ha ha ha… dan waktu serve tangannya kok jadi lentik bin keriting ya? ha ha ha… Tapi dia mainnya cukup bagus kok! Salut!!

Waktu gw main di game ke-2 Hendra yang duduk di tribun, nampak merasa kebosanan. Dia pamit pulang duluan, dengan alasan dijemput temannya. Ya sudah gw, ga bisa nahan dia juga kalo mau pulang duluan mah.

Dari Reyhan gw baru tau, ternyata komunitas badminton itu sudah lumayan terkenal karena mainnya bagus. Dan sering jadi juara dalam perlombaan-perlombaan dan pertandingan-pertandingan persahabatan. Komunitas ini selain di Bandung, mereka juga sering melakukan pertandingan persahabatan ke Jakarta dan kota-kota lainnya.

Permainan usai dan kami pun bubar, gw langsung pulang ke rumah. Sementara yang lainnya pada nyari makan dulu. Tak lupa mereka, ngajak gw untuk rutin bermain bulutangkis di komunitas mereka. Komunitas bulutangkis di Kantor PDAM ini sebetulnya ada namanya, tapi gw sengaja tidak akan menyebutkan namanya, untuk menjaga privacy mereka. Buat yang mau gabung, datang aja pukul 18:00-21:00 WIB, tapi dijamin ga akan ketemu sama gw he he he…

Waktu sampai di rumah, Hendra SMS minta maaf udah pulang duluan, coz dia ngerasa ga nyaman ada yang natap dia terus-menerus ha ha ha… Tapi anehnya dia minta diajak lagi kalo gw main bulutangkis disana… lho? Apa maksudnya ya? wkwkwk…

Keesokan harinya, di FB gw ada yang nge-add, dan dia adalah seorang Daddy di Gay Badminton Club itu he he he… sebut saja namanya Yakub, dan gw accept. Padahal mah teman-teman gw di FB hampir semuanya brondonk (plus ga ada ceweknya) wkwkwk…


Hmmhhh… tapi yang bikin gw heran, pada kemana ya anak mudanya? Kok di Gay Badminton Club itu, yang mudanya cuma ada 2 orang, termasuk Reyhan. Selidik punya selidik (dari chat dengan Reyhan dan Yakub), ternyata komunitas mereka lagi mengalami perpecahan. Anak-anak mudanya sekarang telah membuat Gay Badminton Club yang baru, dan main bulutangkisnya di GOR lain, di daerah Jl. Gatot Soebroto. Sekarang Reyhan pun sudah pindah ke Badminton Club yang baru itu. Dan dia ngajak gw untuk gabung ke komunitas itu. Kata Reyhan sih, disana permainannya lebih seru, coz mereka masih muda dan kualitas permainan mereka lebih bagus, plus staminanya masih oke he he he… Karena hari minggu kemarin, gw ada acara kumpul keluarga dalam rangka menyambut malam Tahun Baru Imlek. Gw memutuskan untuk menjajal Gay Badminton Club yang baru itu minggu depan…


Conclusion:
Selama positif, apapun komunitasnya; kalo niatnya untuk berolahraga dan agar tubuh jadi bugar. Ga ada salahnya kan? So… Welcome To The Club!!!


Minggu, 20 Mei 2012


 
Kamis, 28 Oktober 2010 , 10:40:00
 
PROGRAM KHUSUS: Salah satu pertandingan Piala Bupati Bogor di GOR 88 Cibinong kemarin. PBSI punya program khusus untuk merangsang pembinaan yang kompetitif.
CIBINONG - Hingga hari ketiga pelaksanaan Kejuaraan Bulutangkis Bupati Cup, kemarin panitia masih kesulitan memprediksi tim yang akan menjadi juara umum. Pasalnya, jumlah atlet yang lolos ke babak berikutnya masih seimbang.

Wakil ketua panitia, Irawadi, mengatakan tiga tim yang berpeluang juara paling besar adalah Pamungkas, Palapa dan Alfa. Namun, ketiganya masih bisa dikejar peserta lain, karena perbedaan jumlah atletnya hanya sedikit.

“Pertandingan masih sangat ramai. Seluruh tim punya peluang sama, sehingga akan tampil ngotot,” kata Irawadi saat ditemui Radar Bogor di GOR 88, kemarin.

Ia mengatakan, persaingan semacam ini harus terus ditingkatkan. Sehingga, para pelatih akan terpacu mencetak bibit-bibit pemain bagus. Terlebih jika kejuaraan semacam ini terus digelar.

Karena itu, ia mengharapkan selain Pengcab Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Bogor, masingmasing klub juga bisa menggelar kejuaraan agar iklim kompetisi bisa digulirkan setiap saat. Dengan hal ini, klub akan terus terpacu untuk menjalankan latihan.

“Biarkan tumbuh dendam di antara mereka. Jadi mau tak mau mereka berlatih jika ingin balas dendam. Sehingga akan terjadi persaingan di bidang prestasi,” kata Irawadi.

Sebagai pengurus, ia mengaku siap membantu segala even yang diadakan klub. Terlebih bagi kegiatan yang tujuannya pembinaan atlet muda. Karena ia bertekad, pada 2014 nanti Kabupaten Bogor bisa menggunakan atlet sendiri di ajang Porda Jawa Barat.

“Kita pasti akan kesulitan jika menjalankan pembinaan sendiri. Maka itu, kita minta kerjasama klub yang ada. Karena merekalah yang punya atlet. Kita hanya menyalurkan,” pungkasnya. (leo)
 

  

Sabtu, 19 Mei 2012

Sport - Sindo News

Tim Thomas Indonesia optimistis tembus 8 besar

Senin, 16 April 2012 10:34 wib
 0  00 
button
detail
(Pebulu tangkis senior Indonesia Taufik Hidayat/Daylife)
Sindonews.com - Tim bulu tangkis Indonesia Garuda dinobatkan sebagai juara Piala Axiata setelah mengalahkan Indonesia Rajawali 2-1 di Tenis Indor, Senayan, Minggu (15/4). Hasil fantastis mengikuti kejuaraan beregu di Asia Tenggara itu membuat Indonesia optimistis menatap Piala Thomas di Wuhan, China, 20–27 Mei mendatang.

Manajer Tim Indonesia Mochamad Feriansyah mengaku saat ini merupakan momen tepat sebagai persiapan menghadapi Piala Thomas. Sebab, sistem beregu yang diterapkan dalam Piala Axiata sangat membantu pemain menjalin kerja sama dan kekompakan tim.

Dia bahkan yakin tim Indonesia bisa melangkah ke babak 8 besar meski bertemu lawan berat di laga pertama Piala Thomas. ''Berdasarkan drawing, kita akan bertemu China di awal. Kami tetap optimistis bisa masuk 8 besar jika mendapatkan poin dari lawan lain (Inggris),”kata Feriansyah.

''Ini merupakan simulasi yang paling bagus bagi pemain. Kami akan memutuskan sesegera mungkin pemain yang akan diturunkan di Piala Thomas, baik sebelum keberangkatan atau setelahnya. Sebab, pengumuman pemain harus dimasukkan pada 7 Mei,” Feriansyah memaparkan.

Piala Axiata memang memberikan banyak pembelajaran bagi pebulu tangkis Indonesia. Bahkan, pertandingan legkedua itu berjalan sengit meski Garuda hanya membutuhkan satu kemenangan untuk memastikan juara di turnamen itu. Sebab, pada leg pertama mereka meraih sukses 3-0.

Kepastian itu akhirnya tercapai setelah tunggal pertama Simon Santoso menyudahi kekuatan Tommy Sugiarto 21-16,21-10. Kemenangan Simon cukup membawa Garuda meraih gelar kompetisi yang baru pertama kali diselenggarakan tersebut.

Sayang, Garuda gagal meraih hasil sempurna. Ini karena Bona Septano/Mohammad Ahsan kalah dengan pasangan gado-gado dari tim Rajawali yang menurunkan Alvent Yulianto/Angga Pratama, 21-23,21-12,13-21.

Tapi, Taufik Hidayat yang menjadi penentu di pertandingan terakhir sukses menggulung juniornya, Shesar Hiren Rustavhito, 21-14,21-15. Meski menang,Taufik sangat menyayangkan dengan kemampuan pemain muda itu.

Padahal, dia sempat berharap lawannya itu memiliki mental dan permainan sama baiknya dengan Tommy dan Dionysius Hayom Rumbaka. Shesar justru terlihat masih kurang percaya diri karena yang dilawan adalah juara Olimpiade Athena 2004.

''Dia bermain sangat tidak bagus.Saya melihat dia masih di bawah minus.Saya terus terang tidak serius saat bertanding,” kata Taufik. ''Bisa dilihat, dia bermain masih banyak kekurangannya, bahkan mentalnya pun sangat buruk. Padahal,dia bermain sebagai penentu di pertandingan.Tapi, hasilnya sangat mengecewakan,”lanjutnya.

Hasil ini menjadi satu masukan dari Taufik yang menginginkan PBSI bisa membina para pemainnya lebih bagus lagi dalam menyeleksi pemain. Sebab, setelah Tommy dan Hayom, belum ada lagi generasi di tunggal putra Indonesia.

Taufik yang merupakan salah satu tunggal Indonesia kemungkinan akan masuk daftar pemain di Piala Thomas nanti. Apalagi, hasil drawing putaran final Piala Thomas, Indonesia akan satu grup dengan tuan rumah China dan Inggris di Grup A. Alhasil, persiapan yang kurang dari lima pekan tersebut harus dimaksimalkan dengan sebaik mungkin.

Dengan hasil kesuksesan di Piala Axiata ini,Taufik semakin optimistis menatap Piala Thomas nanti. ''Saya melihat dari partai per partai ada kans masuk ke 8 besar,meski melawan China dan Inggris,”ujar Taufik. ''Melawan China, kami harus berjuang dengan kekuatan terbaik. Sementara menghadapi Inggris, kemenangan merupakan harga mati untuk didapatkan,”sambungnya.


Editor: Andrianto W. Widodo
Laporan: Raikhul Amar (Koran Sindo)

Tim Garuda Juara Bulu Tangkis Axiata

USEP USMAN NASRULLOH/"PRLM"
USEP USMAN NASRULLOH/"PRLM"
TIM Indonesia Garuda berpose untuk foto bersama dengan trofi juara dan hadir Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring (tengah bawah) seusai upacara penyerahan medali pada Kejuaraan Beregu Putra Bulu Tangkis Axiata Cup 2012 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (15/4). Tim Indonesia Garuda berhasil mengalahkan Indonesia Rajawali pada laga kedua dengan nilai 2-1.*
JAKARTA, (PRLM).– Tim Indonesia Garuda akhirnya keluar sebagai juara perdana Kejuaraan Beregu Putra ASEAN Axiata Cup 2012 usai memenangkan all-Indonesian final melawan Indonesia Rajawali.
Bertanding di Tennis Indoor Stadium, Senayan, Jakarta, Minggu (15/4), Garuda menang agregat 5-1.
Pada final leg kedua, Garuda membubuhkan kemenangan 2-1 atas Rajawali.
Sebelumnya pada hari pertama, Taufik Hidayat dkk. juga sukses menyapu bersih semua laga. Dengan kemenangan itu, maka Garuda berhak menerima piala bergilir dan apresiasi sebesar 400 ribu US dolar atau sekitar Rp 3,6 milyar.
Satu-satunya kekalahan yang ditelan Garuda datang dari sektor ganda yang bertanding di partai kedua. Pasangan Bona Septano/Muhammad Ahsan gagal mengatasi perlawanan ganda gado-gado Alvent Yulianto/Angga Pratama setelah dipaksa bermain rubber game 21-23, 21-12, 13-21.
Sementara itu, pada leg kedua kemarin, Garuda sebenarnya sudah memenangkan gelar Axiata Cup ini setelah partai pertama direbut Simon Santoso. Simon yang kembali menumbangkan Tommy Sugiarto dalam straight game 21-16, 21-10 memberikan Garuda tambahan poin 4-0 hingga tidak dapat terkejar lagi.
Keunggulan Garuda bertambah setelah di partai terakhir yang mempertemukan pemain senior Taufik Hidayat dengan pemain muda Shesar Hiren Rhustavito berhasil direbut lagi. Peraih emas Olimpiade Athena 2004 tersebut mengkandaskan Shesar dengan skor telak 21-14, 21-15.
Kemenangan mudah Taufik tersebut ditanggapinya dengan dingin. Pasalnya dia menilai bahwa penampilan Vito (Shesar Hiren) tidak bagus. "Bagaimana ini akan menjadi penerus sektor tunggal setelah Hayom (Dionysius Hayom Rumbaka), kalau secara mental dia jelek. Baru masuk saja, saya sudah melihat dia takut duluan. Ini harus jadi pelajaran bagi PBSI untuk pembinaan ke depan," kata Taufik menambahkan.
Manajer tim Garuda Mohamad Feriansyah mengatakan bahwa dirinya bersyukur timnya bisa merebut gelar tersebut. Dia berharap bahwa kemenangan ini bisa menjadi modal bagi para pemain tampil di putaran final Piala Thomas nanti, pada 20-27 Mei mendatang di Wuhan, Cina.
Terkait soal pemain yang akan turun di Thomas nanti ditentukan oleh kemenangan kemarin, Feriansyah menegaskan bahwa kemenangan Garuda tersebut hanya merupakan salah satu bahan evaluasi bagi PB PBSI untuk menentukan nama pemain pada 7 Mei mendatang, saat hari terakhir pendaftaran. Namun, dia mengakui bahwa memang amunisi Garuda dan Rajawali merupakan tim bayangan Thomas Merah Putih. (A-161/A-26).***